Hubungan Seks Pra-Nikah

Dijaman yang serba modern ini, apa yang tak bisa dilakukan? semua sudah tersedia karena majunya teknologi dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan kita tak perlu untuk susah payah dalam melakukan hubungan dengan seseorang, namun banyak faktor pula yang akhirnya membuat seseorang harus terjerumus ke lubang hitam akibat salah dalam menggunakan teknologi.

Seks dalam arti sempit diartikan kelamin. anggota-anggota tibuh dan ciri-ciri badaniah lainnya yang uienibedakan laki-laki dan wanita. kelenjar-kelenjar dan hormon yang mempengaruhi alat kelamin.

Termasuk juga masalah seks. Banyak dikalangan Remaja saat ini sudah terbiasa melakukan seks pra-nikah tanpa harus diawali dari pernikahan yang sah. Sehingga tanpa disadari kebahagian yang diberikan pun tidak menghasilkan apa yang didapatkan.

Pengertian perilaku seks pranikah adalah sebuah bentuk hubungan badan yang dilakukan oleh sepasang individu tanpa ada ikatan resmi baik hukum maupun agama. Perilaku seks pranikah di Indonesia saat ini sangat mengkhawatirkan, khususnya pada remaja, pelajar, dan mahasiswa di beberapa perkotaan.

Sehingga saat keputusan menunda seks sebelum menikah diambil, maka kebahagiaan akan menjadi milik berdua. Dengan adanya sebuah studi banding didalam survei online bertajuk “Relate”. Salah satu pertanyaan yang paling berarti adalah “Kapan Anda terlibat secara seksual dalam hubungan bersama kekasih?”.

Pasangan yang melakukan seks terlalu dini cenderung menemukan hubungan mereka tentang kualitas dan kestabilannya dalam pasangan mampu dipercaya atau diandalkan.

Untuk itu, pasangan yang sudah terlanjur melakukan hubungan seks pra-nikah seringkali digambarkan sebagai suatu tindakan egois tanpa adanya unsur-unsur kesetiaan, eksklusif ataupun permanen. Tetapi sesungguhnya hubungan seks pra-nikah hanyalah meninginkan tubuhnya semata, dan sekedar kenikmatan, bukan adanya suatu komitmen akan persatuan hidup dan cinta kasih.

Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan hubungan seks pra-nikah, salah satunya adalah :

1. Menjadi Sesosok Pribadi Yang Tidak Utuh
Hubungan yang sudah mengalami seks pra-nikah akan membuat dirinya menjadi sesosok pribadi yang tidak utuh, sehingga tidak jarang menjadi manusia yang tidak ada gunanya. Walaupun tidak adanya seorang yang mengetahui hubungan yang sudah dilakukan, sudah pasti akan menimbulkan rasa yang bersalah. Karena mengakibatkan kamu akan membenci dirimu sendiri dan tidak sanggup menolak tekanan untuk melakukan hubungan seks itu kembali.

2. Adanya Rasa Ketagihan
Apa pun yang sudah dilakukan dalam hubungan seks pra-nikah sudah pasti tidak akan mengembalikan kamu seperti semula. Sehingga membuat kamu menjadi ” Sexual Person ” adanya rasa ketagihan untuk melakukannya. Dan mengakibatkan, insting yang dimiliki pun akan dipenuhi pemikiran akan nafsu akan kepuasan diri sendiri.

3. Mempercepat Kedewasaan Diri
Dengan sudah melakukan hubungan seks pra-nikah, akan mempercepat kepribadian kita menjadi dewasa. Sehingga mengubah cara pandang tentang seks menjadi pasangan suami istri. Yang membuat jadi seks berubah menjadi sebagai suatu yang “kotor” dan terlarang. Bahkan setelah menikah nantinya yang di pikirkan hanya kepuasan semata. Sayang kan ?

4. Merasakan Ikatan Yang Sulit Untuk Dilepas
Ini biasanya dialami bagi wanita yang sudah melakukan hubungan seks pra-nikah akan merasakan ikatan yang sulit untuk dilupakan dan dilepaskan dengan pasangan yang sudah mengambil VIRGINITASnya. Membuat sicowoknya tersebut menjadi ” THE FIRST ONE ” padahal, sicowok itu belum tentu merasakan apa yang dia inginkan. Pertanyaannya “Masih adakah pasangan yang akan menerima dirimu sesudah tidak virgin lagi!!!”

5. Mencari-cari Permasalahan
Pasangan pra-nikah yang telah melakukan hubungan seks biasanya akan selalu mempunyai agenda tersendiri . Karena hubungan pacaran berubah menjadi “all about seks“. Kapan dan dimana akan melakukannya! Tidak jarang harus berbohong kepada siapa saja. Agar hubungan itu bisa dilakukan dan perhatian akan menjadi liar dan tidak terarah. Apakah benar-benar tulus atau karena cuma seks. Bahkan terkadang sedang berantem hebat pun akan langsung baikan cuma gara-gara seks, dan melupakan masalah sesungguhnya.

6. Tidak Menikmati Pernikahan
Seks Pra Nikah, maka kamu tidak akan pernah menikmati pernikahan. Karena sudah biasa melakukan hubungan seks pra nikah, maka bulan madu yang mestinya asyik dan romantis, bakal jadi seperti liburan biasa. Tidak akan pernah ada sesuatu yang berkesan untuk seumur hidup.

Bentuk-Bentuk Seks Pranikah

Duvall, E.M & Miller, B.C (2005) mengatakan bahwa bentuk prilaku seksual pranikah mengalami peningkatan secara bertahap. Adapun bentuk – bentuk prilaku seksual tersebut adalah.

1)      Touching

Berpegangan tangan, berpelukan.

2)      Kissing

Berkisar dari ciuman singkat dan cepat sampai kepada ciuman yang lama dan lebih intim.

3)      Petting

Menyentuh atau meraba daerah erotis dari tubuh pasangan biasanya meningkat dari meraba ringan sampai meraba alat kelamin.

4)      Sexual Intercourse

Hubungan kelamin atau senggama

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s